
Kusnandar Ali, S.H. selaku pengamat kebijakan publik, Senin (25/05/26), menegaskan bahwa pemerintah terkait harus segera mengambil langkah nyata dan tidak hanya sekadar memberikan janji kepada masyarakat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Masih banyak jalan rusak di daerah pelosok pedesaan Cianjur. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah. Jangan sampai masyarakat di desa merasa dianaktirikan. Di kabupaten lain, infrastruktur jalan sudah bagus dan menjadi penunjang kemajuan daerah, sedangkan di Cianjur masih banyak warga yang kesulitan akibat akses jalan yang rusak,” ujar Kusnandar Ali.
Ia juga menilai, kerusakan jalan bukan hanya berdampak pada kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga mempengaruhi roda perekonomian masyarakat desa. Petani, pedagang hingga pelajar menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya.
“Kalau jalan bagus, ekonomi masyarakat ikut bergerak. Hasil pertanian mudah dijual, anak sekolah nyaman berangkat, dan pelayanan kesehatan lebih cepat dijangkau. Tapi kalau jalan rusak dibiarkan, masyarakat kecil yang terus menjadi korban,” tambahnya.
Kusnandar Ali berharap pemerintah Kabupaten Cianjur segera melakukan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok dan tidak hanya fokus pada kawasan perkotaan semata.
“Cianjur ini luas, jangan sampai pembangunan hanya terlihat di pusat kota. Pemerintah harus hadir sampai ke desa-desa. Masyarakat butuh bukti nyata, bukan sekadar wacana,” tegasnya.
Kondisi jalan rusak di sejumlah wilayah pedesaan saat ini ramai diperbincangkan masyarakat di media sosial dan diharapkan menjadi perhatian serius demi kemajuan Kabupaten Cianjur ke depan.
















