Aksi tersebut disertai dengan audiensi bersama anggota DPRD Kabupaten Cianjur di ruang sidang utama sekitar pukul 10.00 WIB. Audiensi dihadiri perwakilan Komisi II DPRD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperdagin), serta Kepala Pasar Pasir Hayam. Turut mendampingi para pedagang, tim dari LBH Cianjur.
Dalam pertemuan itu, para pedagang menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka agar pemerintah daerah memberikan solusi yang layak.
“Kami berharap pemerintah tidak memindahkan kami begitu saja ke lokasi yang sepi. Di Bomero, kami masih bisa berjualan dengan penghasilan cukup. Kalau dipindahkan ke Pasir Hayam yang sepi, kami bisa kehilangan mata pencaharian,” ujar Salaya, salah satu pedagang kecil, saat ditemui di sela-sela audiensi.
Para pedagang meminta agar Pemkab Cianjur meninjau kembali rencana relokasi tersebut dan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat kecil yang bergantung pada aktivitas jual-beli di kawasan Bomero.





Saat ini belum ada komentar