Dinsos Cianjur Dinilai Tak Optimal, Pengemis Masih Marak di Simpang Lampu Merah
- account_circle Irfan
- calendar_month Sab, 22 Nov 2025
- visibility 317
- comment 0 komentar

Cianjur Raya – Kinerja Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur kembali menjadi sorotan. Meski anggaran yang digelontorkan pemerintah daerah untuk dinas tersebut terbilang besar, keberadaan pengemis dan gelandangan di sejumlah titik strategis masih marak terlihat, terutama di persimpangan lampu merah.
Kondisi itu dinilai menunjukkan bahwa fungsi dan tugas Dinsos belum berjalan optimal. Sejumlah warga juga menilai keberadaan para pengemis kerap mengganggu kenyamanan dan ketertiban lalu lintas.
Pengamat kebijakan publik Cianjur, Kusnandar Ali, SH, ikut angkat suara terkait persoalan tersebut. Dalam rilis yang dikirimkan kepada redaksi cianjurraya.com, sabtu, (22/11/25) ia menyebut bahwa penggunaan anggaran Dinsos harus dievaluasi secara serius.
“Dengan anggaran yang cukup besar, seharusnya penanganan terhadap pengemis, gelandangan, dan masalah sosial lainnya bisa lebih maksimal. Kenyataannya, di lapangan masih banyak pengemis yang berkeliaran. Ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara perencanaan dan realisasi,” ujar Kusnandar.
Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program Dinsos, termasuk memastikan bahwa anggaran bantuan sosial benar-benar tersalurkan dan berdampak pada masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Sosial Cianjur belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik tersebut.
- Penulis: Irfan
- Editor: Salma




Saat ini belum ada komentar