Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Menkeu Purbaya Dapat Serangan dan Gempuran Terstruktur dari Geng Solo

Menkeu Purbaya Dapat Serangan dan Gempuran Terstruktur dari Geng Solo

  • account_circle Cianjur Raya
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • visibility 258
  • comment 0 komentar

Kritik mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, terhadap Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa belakangan ini tengah menjadi sorotan publik.

‎Sebelumnya sejumlah ternak mulyono pun ikut mengecam dan mendesak Presiden Prabowo untuk mencopot Menkeu Purbaya.

‎Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie, kritikan Hasan Nasbi tak masuk akal lantaran dia sendiri masih terdaftar sebagai salah satu komisaris independen di Pertamina.

‎“Saya pikir ini serangan dan gempuran terstruktur dari geng Solo. PDIP pun mati-matian menyerang sejumlah kebijakan Purbaya. Memang kalau orang jujur dan benar konsekwensinya akan dibom bardir. Selain itu Purbaya juga diserang Deddy Mulyadi soal dana transfer ke daerah atau dana mengendap di bank,” kata Jerry kepada redaksi koranpelita.co melalui sambungan selulernya, Jakarta, Rabu (29/10/2025).


‎Jerry mengatakan, bahwa geng mafia dan para bandit akan terus menghajar Purbaya, apalagi dia akan membersihkan sektor pajak dan bea cukai yang sarat korupsi.

‎Disisi lain Jerry menyebut di kabinet Prabowo hanya ada 2 orang saja yang jujur, tegas dan berani melawan para bagundal yakni Purbaya dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

‎“Saya pikir dalam kabinet Prabowo hanya ada dua orang yang jujur dan berani melawan para begundal, yaitu Purbaya dan Amran Sulaiman Menteri Pertanian, yang lain biasa-biasa saja dan standar belum terlihat prestasinya. Purbaya berani karena dia ditopang dan didukung Prabowo, dan yang bisa mencopot Purbaya hanyalah Presiden Prabowo. Untuk membersihkan Indonesia dari sarang korupsi harus ada banyak pemimpin koboi ala Purbaya. Kalau ada 5 saja pasti Indonesia aman dan makmur,” tegasnya.


‎Paling tidak ucapnya, para ternak mulyono geram soalnya utang kereta cepat whoosh kebanggaan mereka tak digubris Purbaya bahkan dia menolak mengeluarkan anggaran dari kas APBN untuk melunasi utangnya.

‎Terkait Kereta Api Cepat Whoosh, jika menggabungkan pinjaman awal dan pinjaman cost overrun, total utang yang ditanggung konsorsium BUMN (PSBI) mencapai USD3,26 miliar. Nilai utang jumbo ini setara dengan Rp54 triliun, yang menghasilkan estimasi beban bunga tahunan sekitar USD74,5 juta atau Rp1,2 triliun.

‎Jadi, reksturisasi utang dengan China kurang lebih 60 tahun jangka waktu melunasi hutang kereta cepat ambisi Jokowi ini. Mungkin saja Hasan menghantam Purbaya lantaran dia tak mau melunasi utang Kereta Cepat Whossh memakai APBN. (red)

  • Penulis: Cianjur Raya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Penelitian, Situs Gunung Padang Ditata Ulang Seperti Masa Awal

    Hasil Penelitian, Situs Gunung Padang Ditata Ulang Seperti Masa Awal

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Salma
    • visibility 394
    • 0Komentar

    CIANJUR RAYA // Tim pemugaran dan penelitian lanjutan Situs Megalitikum Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menemukan sejumlah fakta baru yang berpotensi mengungkap usia asli situs megalitikum terbesar di Asia Tenggara tersebut. Ketua Tim Peneliti dan Pemugaran Gunung Padang, Ali Akbar, mengungkapkan bahwa tim menemukan banyak bahan karbon di berbagai titik penggalian, […]

  • Pohon Tumbang Akibat Hujan Dan Angin Kencang di Cianjur

    Pohon Tumbang Akibat Hujan Dan Angin Kencang di Cianjur

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Irfan
    • visibility 260
    • 0Komentar

    CIANJR RAYA | Pohon tumbang menutupi jalan Aria mendatar desa Sindanglaka Cianjur di depan sekolah MTS Madrasah Tanwiriyah pada hari kamis, (30/10/24) sekira pukul 14 WIB. Hujan disertai angin kencang hingga mengabibatkan pohon tumbang tersebut menutupi jalan. Sampai saat ini jalan belum bisa dilalui oleh kendaraan yang melintas hingga macet. Iyus warga setempat kepada Jurnalis […]

  • Cipanas Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang, Warga Palasari Sempat Panik dan Berlarian Keluar Rumah

    Cipanas Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang, Warga Palasari Sempat Panik dan Berlarian Keluar Rumah

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Irfan
    • visibility 254
    • 0Komentar

    CIANJUR RAYA – Cuaca ekstrem melanda wilayah Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, pada Selasa sore ketika hujan deras turun disertai angin kencang. Kondisi tersebut berlangsung sekitar 10–15 menit dan membuat warga sekitar panik karena dikhawatirkan terjadi pohon tumbang maupun kerusakan bangunan. Selasa, (10/11/25) sekitar pukul 14.53 WIB. Salah seorang warga, Rian (34), mengatakan bahwa hujan awalnya […]

  • Sambut Tahun Baru 2026, Karnaval Kuda Kosong Padati Pusat Kota Cianjur

    Sambut Tahun Baru 2026, Karnaval Kuda Kosong Padati Pusat Kota Cianjur

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Irfan
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Cianjur Raya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menggelar karnaval budaya untuk menyambut Tahun Baru 2016. Kegiatan yang menampilkan karnaval kuda kosong tersebut berlangsung di pusat Kota Cianjur, Sabtu(20/12/2025), dan menyebabkan kepadatan arus lalu lintas akibat membludaknya pengunjung. Ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Cianjur memadati ruas jalan utama sejak sore hari untuk menyaksikan karnaval. […]

  • Pasar Eks Ramayana Cianjur Terus Berjalan Meski Rusak, Pengamat Wanti-wanti Potensi Kebakaran

    Pasar Eks Ramayana Cianjur Terus Berjalan Meski Rusak, Pengamat Wanti-wanti Potensi Kebakaran

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Oji
    • visibility 252
    • 0Komentar

    CIANJUR – Kondisi bangunan bekas Gedung Ramayana Cianjur kini semakin memprihatinkan. Sejumlah bagian gedung terlihat rusak, rapuh, dan minim perawatan. Meski demikian, aktivitas pasar di lokasi tersebut masih tetap berjalan karena tingginya jumlah pengunjung dan pedagang yang bertahan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, keberadaan pasar tersebut disebut-sebut hanya tinggal menunggu penyelesaian masa kontrak. […]

  • Misteri Kematian Mendadak Pria 45 Tahun di Alun-Alun Cianjur

    Misteri Kematian Mendadak Pria 45 Tahun di Alun-Alun Cianjur

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Kusnandar
    • visibility 197
    • 0Komentar

    CIANJUR RAYA – Seorang pria berinisial N (45) meninggal mendadak saat berbelanja di area belakang gedung Pegadaian, Alun-Alun Cianjur, Jumat (28/11/2025) sore. Saksi mata menyebut korban sempat membeli dodol sebelum tiba-tiba jatuh diduga akibat serangan jantung. Petugas Polsek Cianjur Kota dan Babinsa segera mengevakuasi korban ke RSUD Sayang untuk pemeriksaan visum guna memastikan penyebab kematian. Penyelidikan […]

expand_less