Komplotan Bermotor Serang Tiga Remaja di Cianjur, Warga Panik Saat Aksi Brutal Terjadi di Tengah Jalan
- account_circle Irfan
- calendar_month Ming, 9 Nov 2025
- visibility 245
- comment 0 komentar

Gambar : Ilustrasi
CIANJUR RAYA | Penyerangan brutal yang dilakukan komplotan bermotor terhadap tiga orang remaja menggegerkan warga di sekitar Jalan Gatot Mangkupraja, Desa Nagrak, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, pada Sabtu (8/11/2025) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Suasana malam yang semula tenang mendadak berubah mencekam ketika sekelompok orang tak dikenal yang mengendarai beberapa sepeda motor tiba-tiba menyerang tiga remaja yang tengah berkumpul di pinggir jalan.
Salah seorang korban, Azril Hoirul Anwar (19), warga Kelurahan Muka, mengalami luka cukup parah akibat sabetan benda tajam di bagian tangan dan kepala. Korban langsung dilarikan warga ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Sementara dua korban lainnya, yang identitasnya belum diketahui, mengalami luka ringan namun masih dalam kondisi syok akibat kejadian tersebut.
Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi, para pelaku berjumlah sekitar enam hingga delapan orang, mengenakan pakaian serba gelap dan menggunakan sepeda motor dengan knalpot bising. Mereka datang dari arah Jalan Raya Bandung dan langsung menghampiri para remaja tanpa banyak bicara, lalu menyerang secara membabi buta. Setelah melakukan aksinya, kelompok tersebut melarikan diri ke arah Jalan Dr. Muwardi sebelum warga sempat melakukan pengejaran.
Kapolsek Cianjur Kota yang menerima laporan langsung mengerahkan anggota untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menemukan beberapa barang bukti berupa pecahan kaca, bercak darah, dan jejak ban motor di lokasi kejadian. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih memburu para pelaku dan mendalami motif penyerangan, apakah berkaitan dengan aksi geng motor atau persoalan pribadi antar kelompok pemuda.
Warga sekitar mengaku resah atas peristiwa tersebut dan berharap pihak kepolisian segera meningkatkan patroli malam di kawasan itu. “Kami takut kejadian seperti ini terulang lagi. Apalagi di sini banyak anak muda yang sering nongkrong malam hari,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Peristiwa penyerangan ini menambah daftar panjang aksi kekerasan jalanan di wilayah Cianjur dalam beberapa waktu terakhir. Aparat berjanji akan menindak tegas pelaku kejahatan jalanan demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
- Penulis: Irfan
- Editor: Kusnandar




Saat ini belum ada komentar