Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Dari Karang Taruna ke Ladang: Kisah Mantan Ketua yang Kini Ajarkan Anak Muda Cianjur Jadi Petani Andalan

Dari Karang Taruna ke Ladang: Kisah Mantan Ketua yang Kini Ajarkan Anak Muda Cianjur Jadi Petani Andalan

  • account_circle DN / OZI
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 217
  • comment 0 komentar

Cianjur – Perjalanan seorang mantan Ketua Karang Taruna Cianjur ternyata tidak berhenti di organisasi pemuda. Kini, dengan jabatan barunya sebagai Direktur Agro Taruna Tani Jawa Barat, ia punya misi besar: mengubah citra pertanian dan menjadikannya magnet bagi generasi muda.

“Bonus demografi jangan sampai jadi beban. Mari kita alihkan menjadi kekuatan di ladang-ladang kita sendiri,” ajaknya penuh semangat. Visinya jelas: membangun ketahanan pangan dengan menjadikan pemuda sebagai aktor utamanya.

 

Membangun dari Lahan yang ‘Tidur’

Alih-alih mencari lahan baru,program ini justru membangkitkan potensi lahan tidur yang terlantar. Dengan dukungan pemerintah desa, hampir 15 hektar lahan di Cianjur dan Bandung Barat kini ‘terbangun’ dan hijau kembali. Di sana, puluhan pemuda—banyak yang bukan lulusan pertanian—belajar sambil praktik menanam cabai, bawang, hingga sayuran.

 

“Lihatlah di Sukanagara. Ada sekitar 20 pemuda yang awam pertanian, kini bisa panen dan merasakan manfaat ekonominya langsung. Ini bukti, siapa pun bisa,” ceritanya dengan bangga.

 

Memutus Rantai Urbanisasi dengan Cangkul dan Keyakinan

Bagi dia,angka urbanisasi tinggi bisa dikalahkan dengan menciptakan harapan di desa. “Jangan sampai pemuda kita pergi ke kota hanya karena di desa tidak ada peluang. Kita ciptakan peluang itu di sektor pertanian. Beri mereka kepercayaan, mereka akan tunjukkan karya,” tegasnya.

 

Terobosan: Tanam Sekali, Panen Empat Kali!

Inovasi terbaru datang melalui programT1P4K (Tanam 1 Kali Panen 4 Kali) hasil kolaborasi dengan PT. Thara Indonesia. Bayangkan, satu kali tanam padi bisa menghasilkan panen hingga empat kali! Hasil uji coba di Soreang sangat menjanjikan. Program ini juga dirancang adil bagi pemilik lahan, dengan skema sewa atau bagi hasil tanpa membebani modal petani.

“Jangan Cengeng, Jangan Gengsi!”

Pesan untuk calon petani muda dan petani lama:”Kita harus keluar dari zona nyaman. Saya sendiri tidak sekolah pertanian. Kuncinya keyakinan dan kerja keras. Jangan ikut-ikutan musim tanam, tapi berstrategi. Saat orang lain tidak panen, kita justru harus bisa panen agar harga lebih baik,” ucapnya menggebu.

Dukungan Mengalir dan Semangat Meluas

Dukungan dari pemerintah pusat dan daerah menjadi angin segar.Dengan fokus awal di dua kecamatan di Cianjur, ia optimis gerakan ini akan menjalar ke berbagai penjuru Jawa Barat. “Garut, Majalengka, Cirebon, Karawang… semua punya potensi. Ini baru awal,” tutupnya penuh keyakinan. Harapannya, ladang tak hanya menghasilkan pangan, tapi juga kebanggaan dan masa depan cerah bagi pemuda desa.

  • Penulis: DN / OZI

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • adiri Rembug Warga Agrabinta, Bupati Cianjur dr. Wahyu Tegaskan Program Bantuan Tepat Sasaran

    adiri Rembug Warga Agrabinta, Bupati Cianjur dr. Wahyu Tegaskan Program Bantuan Tepat Sasaran

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnandar
    • visibility 184
    • 0Komentar

    CIANJURKAB – Bupati Cianjur dr. Wahyu menghadiri kegiatan Rembug Warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, Selasa (2/12/2025). Kegiatan ini digelar untuk memastikan layanan pemerintah semakin dekat dengan masyarakat dan berbagai program bantuan berjalan tepat sasaran. Dalam agenda tersebut, Bupati menyerahkan sejumlah bantuan, mulai dari santunan anak yatim, dukungan jompo, bantuan pendidikan SD dan PAUD, bantuan […]

  • Puluhan Anak Keracunan Usai Konsumsi Makan Bergizi Gratis di Cianjur

    Puluhan Anak Keracunan Usai Konsumsi Makan Bergizi Gratis di Cianjur

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Ramdhani
    • visibility 161
    • 0Komentar

    CIANJUR — Sebanyak 176 warga, didominasi anak-anak sekolah, mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Selasa (27/1/2026). Makanan tersebut diduga berasal dari penyedia SPPG CV. Yayasan Sain Bina Cendekia. Camat Cikalongkulon, Iyus Yusuf, melaporkan hingga pukul 19.00 WIB korban tersebar di dua puskesmas. Sebanyak 170 […]

  • Lowongan Kerja Waiters & Hot Kitchen – Ikan Bakar Cianjur

    Lowongan Kerja Waiters & Hot Kitchen – Ikan Bakar Cianjur

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Cianjur Raya
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Lowongan Kerja Waiters & Hot Kitchen – Ikan Bakar Cianjur   1. Posisi: Waiters Kualifikasi: – Pria & Wanita, usia 20–30 tahun – Berpenampilan menarik dan rapi – Sopan, ramah, dan komunikatif – Semangat kerja tinggi, mampu bekerja dalam tim maupun individu – Bertanggung jawab dalam penyajian makanan dan minuman – Memahami dan mengikuti SOP […]

  • Kusnandar Ali Layangkan Lapdu, Respons Ucapan Korcam MBG yang Diduga Merendahkan Jurnalis

    Kusnandar Ali Layangkan Lapdu, Respons Ucapan Korcam MBG yang Diduga Merendahkan Jurnalis

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Irfan
    • visibility 250
    • 0Komentar

    CIANJUR RAYA – Ketegangan antara insan pers dan Koordinator Kecamatan (Korcam) MBG Mande kembali mencuat setelah beredarnya laporan mengenai ucapan tidak menyenangkan yang diduga dilontarkan kepada profesi jurnalis. Insiden ini memicu reaksi keras dari Pimpinan Perusahaan, Kusnandar Ali, S.H., yang menilai pernyataan tersebut telah merendahkan martabat dan integritas profesi jurnalis.   Menurut Kusnandar, perkataan yang […]

  • Ketegangan di Pacet, Alat Berat Proyek Geothermal Masuk Jalur Penolakan Warga

    Ketegangan di Pacet, Alat Berat Proyek Geothermal Masuk Jalur Penolakan Warga

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Irfan
    • visibility 180
    • 0Komentar

    CIANJUR RAYA — Warga Kampung Pasircina, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, memprotes keras melintasnya alat berat yang diduga terkait proyek geothermal Cipanas, Minggu (11/1/2026). Alat berat tersebut diketahui melintas melalui jalur RT 02/RW 03, yang sebelumnya telah disepakati warga sebagai jalur penolakan dan tidak boleh dilalui kendaraan proyek. Aksi tersebut langsung memicu kemarahan warga karena dinilai mengabaikan aspirasi […]

  • Cuaca Cerah, Arus Kendaraan di Jalur Puncak Cipanas Berjalan Lancar Sejak Pagi

    Cuaca Cerah, Arus Kendaraan di Jalur Puncak Cipanas Berjalan Lancar Sejak Pagi

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle Salma HS
    • visibility 236
    • 0Komentar

    CIANJUR RAYA  – Arus lalu lintas di kawasan Puncak Cipanas, Kabupaten Cianjur, pada Minggu (09/11/2025) terpantau aman dan lancar sejak pukul 08.00 WIB. Berdasarkan pantauan jurnalis cianjurraya.com, kendaraan yang melintas dari arah Jakarta menuju Cianjur berjalan tertib tanpa hambatan berarti.   Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Dede (45), mengungkapkan bahwa kondisi lalu lintas pagi […]

expand_less