Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Retribusi Masuk Taman Cibodas Kembali Berlaku, Pengunjung Keluhkan Biaya Tambahan Rp5.000 per Orang

Retribusi Masuk Taman Cibodas Kembali Berlaku, Pengunjung Keluhkan Biaya Tambahan Rp5.000 per Orang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIANJUR – Pemberlakuan kembali retribusi masuk menuju kawasan wisata Taman Cibodas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, menuai keluhan dari sejumlah pengunjung. Mereka menilai adanya pungutan retribusi sebelum memasuki kawasan wisata justru menambah beban biaya dan berpotensi mengurangi minat wisatawan untuk berkunjung.

Salah seorang pengunjung berinisial NT mengaku keberatan dengan adanya pungutan retribusi sebesar Rp5.000 per orang yang diberlakukan di pintu masuk kawasan tersebut.

“Dengan adanya tarif retribusi di bawah sebelum masuk kawasan wisata, kami jadi harus mengeluarkan biaya dua kali lipat. Setelah bayar retribusi, nanti masih ada tiket masuk ke lokasi wisata. Apalagi sekarang ditarik Rp5.000 per orang, tentu cukup memberatkan bagi pengunjung yang datang bersama keluarga,” ujar NT kepada wartawan, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Cianjur seharusnya mempertimbangkan dampak ekonomi yang dirasakan wisatawan. Ia menilai kebijakan tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya yang tidak memberlakukan karcis retribusi masuk kawasan.

“Kalau tujuan pemerintah ingin meningkatkan kunjungan wisata, seharusnya dibuat lebih ramah bagi wisatawan. Tahun kemarin tidak ada karcis masuk kawasan, sehingga masyarakat lebih leluasa berkunjung. Sekarang justru ada tambahan biaya yang membuat pengunjung berpikir ulang,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh pengunjung lainnya berinisial AR. Ia menilai retribusi tersebut perlu dievaluasi agar tidak menjadi hambatan bagi sektor pariwisata di kawasan Cipanas dan Cibodas.

“Kami tidak menolak pembangunan daerah, tetapi pemerintah juga harus melihat kondisi masyarakat. Jika setiap orang dikenakan biaya tambahan, tentu akan terasa berat bagi rombongan keluarga. Jangan sampai kebijakan ini malah membuat jumlah wisatawan menurun,” ungkap AR.

AR berharap Pemerintah Kabupaten Cianjur dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait dasar penetapan retribusi tersebut, termasuk peruntukan dana yang diperoleh dari pungutan kepada pengunjung.

Sementara itu, sejumlah warga berharap pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan retribusi masuk kawasan wisata tersebut. Mereka menilai sektor pariwisata seharusnya didorong melalui peningkatan pelayanan, fasilitas, dan kenyamanan pengunjung, bukan dengan menambah beban biaya yang berpotensi menurunkan daya tarik wisata.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Cianjur maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai keluhan yang disampaikan para pengunjung terkait pemberlakuan kembali retribusi masuk menuju kawasan wisata Taman Cibodas.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pejabat Satpol PP Cianjur Sulit Ditemui, Kusnandar Ali Pertanyakan Transparansi Pelayanan Publik

    Pejabat Satpol PP Cianjur Sulit Ditemui, Kusnandar Ali Pertanyakan Transparansi Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Ramdani
    • visibility 25
    • 0Komentar

    CIANJUR – Keterbukaan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian tertuju kepada jajaran pimpinan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur yang dinilai sulit ditemui saat hendak dikonfirmasi terkait sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat. Upaya untuk bertemu langsung dengan pejabat berwenang di Kantor Satpol PP Kabupaten Cianjur […]

  • Viral Pocong Berkeliaran di Kampung Ciwaru Makeber, Warga Resah dan Ketakutan

    Viral Pocong Berkeliaran di Kampung Ciwaru Makeber, Warga Resah dan Ketakutan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Irfan
    • visibility 186
    • 0Komentar

    CiANJUR RAYA – Jagat media sosial dihebohkan dengan kabar adanya sosok diduga pocong yang disebut-sebut berkeliaran di wilayah Kampung Ciwaru Makeber. Isu tersebut langsung menyita perhatian warga dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, Kamis (27/05/2026). Sejumlah warga mengaku resah dan takut untuk keluar rumah pada malam hari lantaran kabar tersebut semakin ramai diperbincangkan. […]

  • Desakan Audit Menguat! Tempat Rehabilitasi Dinsos Jabar di Sukabumi Disorot Pengamat Hukum Play Button

    Desakan Audit Menguat! Tempat Rehabilitasi Dinsos Jabar di Sukabumi Disorot Pengamat Hukum

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Irfan
    • visibility 187
    • 0Komentar

    CIANJURRAYA.COM – Pengamat hukum dan kebijakan publik, Kusnandar Ali, S.H., mendesak pemerintah dan lembaga terkait untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap tempat rehabilitasi milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat yang berada di Kabupaten Sukabumi. Menurut Kusnandar, audit tersebut penting dilakukan guna memastikan penggunaan anggaran negara benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan sosial masyarakat. […]

  • Aksi Sindikat Curanmor Cianjur Berakhir! 34 Motor Diamankan, Pelaku Beroperasi di Tempat Hiburan hingga SPBU

    Aksi Sindikat Curanmor Cianjur Berakhir! 34 Motor Diamankan, Pelaku Beroperasi di Tempat Hiburan hingga SPBU

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Salma, SH.
    • visibility 18
    • 0Komentar

    CIANJUR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini meresahkan masyarakat. Dalam operasi pengungkapan yang dilakukan sepanjang November 2025 hingga Mei 2026, polisi berhasil mengamankan sebanyak 34 unit sepeda motor hasil curian dari sedikitnya 10 laporan polisi yang berbeda. Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, […]

  • Geger! Siswi di Cianjur Ditemukan Tewas di Rumah, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan

    Geger! Siswi di Cianjur Ditemukan Tewas di Rumah, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Ramdani
    • visibility 63
    • 0Komentar

    CIANJUR RAYA – Seorang remaja perempuan ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di wilayah Kabupaten Cianjur. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Kapolsek Cikalong Kulon AKP Arif mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh kerabatnya yang hendak membersihkan rumah. Saat itu saksi merasa curiga karena kondisi rumah tertutup rapat namun […]

  • Aksi Brutal Pelajar di Cianjur, Warga dan Pengguna Jalan Dibuat Ketakutan

    Aksi Brutal Pelajar di Cianjur, Warga dan Pengguna Jalan Dibuat Ketakutan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Salma, SH.
    • visibility 81
    • 0Komentar

    CIANJUR RAYA– Aksi tawuran antar-kelompok pelajar kembali mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Cianjur. Kali ini, bentrokan terjadi di Jalan Raya Puncak, Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Rabu (03/06/2026) pagi. Peristiwa yang berlangsung di jalur utama penghubung Puncak-Cianjur tersebut membuat warga dan pengguna jalan panik. Dua kelompok pelajar terlibat aksi saling serang menggunakan senjata tajam dan lemparan […]

expand_less