Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Retribusi Masuk Taman Cibodas Kembali Berlaku, Pengunjung Keluhkan Biaya Tambahan Rp5.000 per Orang

Retribusi Masuk Taman Cibodas Kembali Berlaku, Pengunjung Keluhkan Biaya Tambahan Rp5.000 per Orang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • visibility 174
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIANJUR – Pemberlakuan kembali retribusi masuk menuju kawasan wisata Taman Cibodas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, menuai keluhan dari sejumlah pengunjung. Mereka menilai adanya pungutan retribusi sebelum memasuki kawasan wisata justru menambah beban biaya dan berpotensi mengurangi minat wisatawan untuk berkunjung.

Salah seorang pengunjung berinisial NT mengaku keberatan dengan adanya pungutan retribusi sebesar Rp5.000 per orang yang diberlakukan di pintu masuk kawasan tersebut.

“Dengan adanya tarif retribusi di bawah sebelum masuk kawasan wisata, kami jadi harus mengeluarkan biaya dua kali lipat. Setelah bayar retribusi, nanti masih ada tiket masuk ke lokasi wisata. Apalagi sekarang ditarik Rp5.000 per orang, tentu cukup memberatkan bagi pengunjung yang datang bersama keluarga,” ujar NT kepada wartawan, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Cianjur seharusnya mempertimbangkan dampak ekonomi yang dirasakan wisatawan. Ia menilai kebijakan tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya yang tidak memberlakukan karcis retribusi masuk kawasan.

“Kalau tujuan pemerintah ingin meningkatkan kunjungan wisata, seharusnya dibuat lebih ramah bagi wisatawan. Tahun kemarin tidak ada karcis masuk kawasan, sehingga masyarakat lebih leluasa berkunjung. Sekarang justru ada tambahan biaya yang membuat pengunjung berpikir ulang,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh pengunjung lainnya berinisial AR. Ia menilai retribusi tersebut perlu dievaluasi agar tidak menjadi hambatan bagi sektor pariwisata di kawasan Cipanas dan Cibodas.

“Kami tidak menolak pembangunan daerah, tetapi pemerintah juga harus melihat kondisi masyarakat. Jika setiap orang dikenakan biaya tambahan, tentu akan terasa berat bagi rombongan keluarga. Jangan sampai kebijakan ini malah membuat jumlah wisatawan menurun,” ungkap AR.

AR berharap Pemerintah Kabupaten Cianjur dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait dasar penetapan retribusi tersebut, termasuk peruntukan dana yang diperoleh dari pungutan kepada pengunjung.

Sementara itu, sejumlah warga berharap pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan retribusi masuk kawasan wisata tersebut. Mereka menilai sektor pariwisata seharusnya didorong melalui peningkatan pelayanan, fasilitas, dan kenyamanan pengunjung, bukan dengan menambah beban biaya yang berpotensi menurunkan daya tarik wisata.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Cianjur maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai keluhan yang disampaikan para pengunjung terkait pemberlakuan kembali retribusi masuk menuju kawasan wisata Taman Cibodas.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPC KAI Cianjur Santuni 50 Anak Yatim, Tebar Kepedulian dan Kebahagiaan di Bulan Penuh Berkah photo_camera 2

    DPC KAI Cianjur Santuni 50 Anak Yatim, Tebar Kepedulian dan Kebahagiaan di Bulan Penuh Berkah

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Kusnandar
    • visibility 109
    • 0Komentar

    CIANJUR RAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Cianjur kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar kegiatan santunan bagi 50 anak yatim. Kegiatan penuh kehangatan tersebut berlangsung di Kantor DPC KAI Cianjur, Jalan Siliwangi, Kabupaten Cianjur, Sabtu (30/05/2026). Acara santunan berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota DPC KAI […]

  • Pejabat Satpol PP Cianjur Sulit Ditemui, Kusnandar Ali Pertanyakan Transparansi Pelayanan Publik

    Pejabat Satpol PP Cianjur Sulit Ditemui, Kusnandar Ali Pertanyakan Transparansi Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Ramdani
    • visibility 105
    • 0Komentar

    CIANJUR – Keterbukaan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian tertuju kepada jajaran pimpinan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur yang dinilai sulit ditemui saat hendak dikonfirmasi terkait sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat. Upaya untuk bertemu langsung dengan pejabat berwenang di Kantor Satpol PP Kabupaten Cianjur […]

  • Terjadi Kericuhan Antara Warga dengan Satpol PP Cianjur Bongkar Lapak Liar di Seger Alam, Penataan Kawasan Wisata Diperketat

    Terjadi Kericuhan Antara Warga dengan Satpol PP Cianjur Bongkar Lapak Liar di Seger Alam, Penataan Kawasan Wisata Diperketat

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Salma, S.H.
    • visibility 243
    • 0Komentar

    CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) melakukan penertiban sejumlah bangunan liar yang berdiri di kawasan Rest Area Seger Alam, Puncak Pass, perbatasan Kabupaten Cianjur dan Bogor, Sabtu (13/6/2026). Langkah tegas tersebut merupakan bagian dari program penataan kawasan Puncak yang tengah digalakkan Pemerintah Provinsi Jawa […]

  • Viral Pocong Berkeliaran di Kampung Ciwaru Makeber, Warga Resah dan Ketakutan

    Viral Pocong Berkeliaran di Kampung Ciwaru Makeber, Warga Resah dan Ketakutan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Irfan
    • visibility 254
    • 0Komentar

    CiANJUR RAYA – Jagat media sosial dihebohkan dengan kabar adanya sosok diduga pocong yang disebut-sebut berkeliaran di wilayah Kampung Ciwaru Makeber. Isu tersebut langsung menyita perhatian warga dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, Kamis (27/05/2026). Sejumlah warga mengaku resah dan takut untuk keluar rumah pada malam hari lantaran kabar tersebut semakin ramai diperbincangkan. […]

  • Ahli Pidana Prof Youngky, Sidang Paoman Ada Potensi Pidana

    Ahli Pidana Prof Youngky, Sidang Paoman Ada Potensi Pidana

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Cianjur Raya
    • visibility 85
    • 0Komentar

    HarianPers || Indramayu – Pernyataan mengejutkan disampaikan saksi ahli pidana Prof. Dr. Youngky Fernando dalam persidangan kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, Selasa (26/5/2026). Guru Besar Hukum Pidana dan pakar Tindak Pidana Korupsi dari Universitas 17 Agustus 1945 (UTA ’45) Jakarta itu menyoroti persoalan log out-nya akun WhatsApp milik Ririn, yang disebut […]

  • Berkarakter & Cinta Budaya, 61 Siswa TK Pembina Cianjur Lulus

    Berkarakter & Cinta Budaya, 61 Siswa TK Pembina Cianjur Lulus

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Salma.HS
    • visibility 130
    • 0Komentar

    CIANJUR – Suasana haru dan meriah mewarnai Desa Nagrak, Kec. Cianjur, Selasa 23 Juni 2026. TK Negeri Pembina Cianjur menggelar acara Pentas Seni sekaligus Pelepasan Siswa angkatan 2025/2026. Sebanyak 61 siswa dilepas secara resmi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar. Mengusung misi dan visi “Tumbuh Berkarakter, Berbudaya Nusantara Siap Melangkah ke Masa Depan”, acara […]

expand_less